06 Januari 2015

i broke you fix

duu... ampir sebulan ga ngeblog lantaran too many work have to be done, have to be learn and have to be mastered. meskipun sampai sekarang progresnya sangat sedikit sekali. so many plan, tapi sayangnya gue ngga cerdas cerdas amat dan itu mempersulit langkah untuk ke jenjang berikutnya...heleh kenapa udah kaya mau nikah gini??

ini masalah kerjaan lho. seperti yang gue ceritain di postingan sebelumnya, bos gue bawa banyak rencana untuk mengisi kejenuhan dia. dan imbasnya gue jadi bener2 sibuk karena musti menghadapi segala macam masalah yang juga ikut muncul saat kita lagi develop sesuatu. hehehe...

judul di atas bukanlah mengada2. tapi emang bener kenyataan. yang paling gress aja kaya kemaren tanggal 5. ketika gue memutuskan untuk restart email server. gue tau resikonya, lantaran harddisk yang bertugas untuk membuat server nyala itu rusak dan sedang diperbaiki, tapi karena kinerja dari harddisk itu adalah saling mendukung, harusnya setelah diganti, server ngga bakalan masalah kalau direstart tanpa harddisk yang rusak itu.

teorinya sih gitu. cuma kan kita ga tau kalau ngga kita buktiin sendiri...dan gue juga pengen buktiin semuanya bakal ok dan bos gue juga udah setuju. dan ketika tiba saat  gue buktiin...
duenk....!!!
server gagal nyala. mana harddisknya udah di kirim untuk diperbaiki. abis dah... udah backup juga ngga ada...udah dicoba segala macem cara juga ngga mempan.

udah gitu si petong juga rempong banget...
"pak internetnya mati ?!!"
"internet apa email?"
"internet!"
"lu buka apa yang ga bisa?"
"email..."
duh ilah tuh orang goblok banget....*keplak pala
"ntar dulu lagi gue benerin..."
"jangan lama2 ya pak..."
"gue juga ga pengen lama2..."

ampun dah...ketika lagi ribet bin ribet dia malah bikin rempong....

setelah kita mikir2 gimana caranya bikin nyala lagi tuh server...gue telpon aja tempat reparasi harddisknya. gue suruh bawa balik lagi...untunglah jam 12 server udah bisa nyala lagi...

dan bukan cuma sekali sih gue bikin kerusakan dan akhirnya bos gue yang benerin...tapi paling ngga dari kerusakan tersebut, kita berdua sama2 belajar...

kalau system yang dibuat sama orang yang dulu itu engga banget...

dah ah cape...

11 Desember 2014

whats left behind

hai... apa kabar semua? ngga kerasa udah sebulan lebih gue ngga uodate nih blog. dari anggapan gue ngga punya koneksi internet sampe dugaan gue diculik orang. haiyakh...sampe segitunya tuh sms. biasa ajalah, gue cuma saking sibuknya sama lingkungan baru gue.

lingkungan baru? maksudnya tempat kerja baru?bukan...

tapi lebih ke kesibukan baru yang membuat lingkungan kerja gue menjadi baru. semenjak atasan gue yang kemaren mengundurkan diri, hidup gue terasa enteng banget. ngga perlu emosi sepanjang lantaran harus kecewa dengan cara dia kerja atau cara dia meluluhlantakan martabat departement gue menjadi departemen ecek-ecek, bukan lagi departemen yang disegani.

tapi semua hal itu berubah lagi. karena, bos gue yang dulu resign, ditarik lagi oleh CEO gue untuk duduk lagi ke posisi awal. kok ngga malu? ngapain malu? toh yang narik adalah seorang CEO,bukannya karena ngemis2 minta kerjaan lagi.

dan jadilah dia masuk dengan semilyar pengalaman baru. gue digembleng abis2an oleh ilmu baru yang sama sekali ngga gue dapetin di atasan sebelumnya. atasan sebelumnya ngga mengajarkan apa-apa kecuali bersabar. wkkkk...

bagaimana bos gue (yess i called the present as a bos, dan the past as atasan. since the real bos is the present-ars) memerintah gue sesuai lingkup kerjanya. menerapkan system baru, hingga membeberkan rencana - rencana gila nya untuk kemajuan perusahaan. thats what I like.

meskipun ditengah2, dia menyayangkan beberapa system yang dibangun oleh atasan yang dulu sebagai hal yang....(kalau boleh dibilang) bisa lebih bagus dari kurang. yah...sepertinya kita musti teamup lagi untuk membuat departemen kita disegani lagi ya bos...

09 September 2014

resign akhirnya

eh setelah beberapa lama, akhirnya gue update juga nih blog. lumayan lama juga yah? maklumlah namanya juga ngeblog berdasarkan mood. kalo lagi mood yang diupdate.

posting kali ini mengenai orang sebelah gue yang notabene atasan gue. hari senin kemarin, dia forward email dia ke manager HRD yang intinya dia mau resign. well just for your information yah, gue emang ngga akur ama dia. maksudnya ya ngga cocok, bukan berantem2 gitu ya, tapi lebih ngga klop aja. gue ngga suka ama kepribadian dia yang kadang suka bikin malu departemen gue. lantaran gue 1 departemen cuma berdua ya yang ngerasain ya gue doang. jadi bisa dibilang, perasaan gue ini adalah subyektifitas gue aja.

well kita ngomongin point pentingnya aja ya.

gue antara seneng dan ngga seneng sih dia resign. alias datar aja. idup2 diam ngapain gue ngurusin (kasarnya gitu) tapi ya mau ga mau life must go on. karena ada atau nggaada dia kan ngaruhnya ke gue juga cuma dikit, kecuali gue tambha kerjaan aja.

terus, gue bakal sendirian di departemen ini dan ada kemungkinan gue bakal tetap sendiri. kenapa? karena kemarin manager hrd mengisyaratkan gue bakal kerja sendiri atau kalaupun cari orang musti dibawah gue. gue sempet keberatan dengan ide tersebut dengan alasan gue secara skill blm bisa jadi atasan (yang pintar). jadi kalau boleh, cari gue atasan yang pinter dulu deh supaya gue bisa banyak belajar.

well. segitu aja dulu curhat gue. sebenernya gue agak2 envy ama dia. gue yang banyak doa supaya dapet di tempat laen, malah dia yang dikabulin doanya dan berhasil cabut dari sini. apa karena dia yang teraniaya? kan sebenernya gue juga teraniaya...

duh...

14 Agustus 2014

Lydia Paek - Eyes, Nose, Lips LYRICS



Lydia Paek - Eyes, Nose, Lips LYRICS

You never really got to lie
I just need you to say goodbye
Then I'll really let you go
And you'll never see me so just,
Stop wasting my time

I'll never come around you again, No more
This will be the end, now just shut that door
But you'll miss me everyday,
So hurt in every way
It will probably make you wanna go and drive yourself insane
'
You could have it all but you broke my heart
And now I gotta do what I do
You know you always bring out the best in me
But you played me for a fool
Why you do that babe
It doesnt have to be this way
But there's no way I could stay

And your eyes, nose, lips
It hunts my memory
I can't forget you if I try
I wanna believe in your lies

And your eyes, nose, lips
It hunts my memory
I can't forget you if I die
Feels like I'm losing my mind

I'm tired, I'm tired, I'm so done
Before you wake up I will be gone
No more sitting home alone
Or waiting for your phone call
You don't deserve my love

Now you can go look for that girl next door
Caus you ain't the one I can call my own
I know you'll miss me everyday
So hurting every way
It will probably make you wanna go and drive yourself insane

You could have had it all, but you chose her
And now I gotta find someone new
You don't even know you had the best in me
Now who looks like a fool
Why'd you do that babe
It doesn't have to be this way
But there's no way I could stay

And your eyes, nose, lips
It hunts my memory
I can't forget you if I try
I wanna believe in your lies

And your eyes, nose, lips
It hunts my memory
I can't forget you if I die
Feels like I'm losing my mind

I wish that I could make this all go way
But it seems there's no way I canescape
But I'll be okay if I never have to see your face again

And your eyes, nose, lips
It hunts my memory
I can't forget you if I try (If I try, If I try)
I wanna believe in your lies (I wanna believe in your lies)

And your eyes, nose, lips
It hunts my memory
I can't forget you if I die
Feels like I'm losing my mind


From bittercrits 

05 Agustus 2014

berangkat mudik lebaran

udah sebulan lebih ngga posting di blog ini. yang tadinya berencana untuk nulis review soal film bajaj bajuri... tapi kok mendingan nulis tentang diri sendiri.

sesuai dengan judul di atas, kita hari ini akan membahas soal lebaran. mudik lebaran tepatnya. bagaimana kisahnya? kita ikuti setelah pesan-pesan berikut ini....

bikin kopi dulu...

tanggal 21 malam, gue udah selesai packing dengan total 4 tas yang terdiri 2 tas besar yang isinya pakaian dan keperluan bocah (baca: susu 2 box dan pampers 1,5 plastik). kemudian 1 tas jinjing yang isinya makanan dan keperluan anak2 selama perjalanan, dan 1 tas gemblok yang isinya peralaan elektronik punya bapaknye. maklum lah bapaknya yang It ini emang banyak "keperluan jaga-jaga".

tanggal 22 malam, gue -yang udah pulang kerja- udah bersiap berangkat. dengan memesan taksi untuk nganter sekeluarga ke terminal yang seperti biasanya...nyasar ke rumah orang lain. timbang beda "A" aja bisa membuat perbedaan besar. diselingin ujan yang cukup deres, naiklah kita menuju terminal.

dan perjalanan yang tidak terlalu mulus ternyata menghadang kami. kaya contohnya pas kita mau keluar dari kompleks, ternyata jalanan di blokir warga. ampe sekarang gue ngga pernah ngerti kenapa pake diblokir, karena biasanya tuh jalanan diblokir karena ada pengajian, tapi ternyata blokirnya kali ini terlalu jauh dan ngga ada apa2an dan terkesan iseng...terpaksalah kita muter...

sampe terminal, taksi yang kita tumpangi mandek karena suasana didalam terminal macet. kita ngga bisa turun di jalan, walaupun bis tinggal seitar 5-10 meter dari taksi kita. dan terpaksa kita nunggu di dalam taksi.dan setelah agak bisa jalan dan tepat didepan bis pun, kita musti cepat turunin tas-tasnya karena pasti diterikin orang se-terminal karena bikin macet. terpaksalah, karena masih ribet, gue -dan supir taksi yang bersedia membantu- untuk nurunin tas terlebih dahulu dan taruh di bis yang bangku depannya masih kosong.

tapi ternyata bis udah hampir terisi penuh, dan dapat dipastikan kalau bangku depan udah terisi. terpaksa gue musti pindah ke bis belakang yang masih gelap dengan harapan istri gue mau pake bis yang ini atau tetep milih bis yang ampir penuh.

gue yang mau telpon istri gue untuk turun dari taksi untuk minta pendapatnya, baru nyadar kalo hp istri gue yang pegang,. bingung dah. istri dan anak2 masih di taksi, hpnya gue pegang, sementara gue mau panggil tapi tas ngga ada yang jaga. mau-ga mau gue musti milih...pilih istri!

gue minta bantuan untuk kenek budiaman -yang gue percaya cukup jujur soal ini- untuk nitip tas2 gue yang gede2 gitu sementara gue jemput istri gue yang masih di taksi. tapi ketidakmulusan itu masih menghadang. taksi dan isinya mneghilang! dan istri gue adalah isinya...panik kan? gue trus nanya ke kenek budiman, dia bilang sih dia ga tau dan nyuruh gue ke depan karena dia yakin taksinya masih kena macet di dalem terminal. dan ternyata sekitar 10 meter dari situ, ada taksi yang ngejogrok -karena macetnya- dan isinya masih utuh. alhamdulillah... akhirnya gue jemputlah dan bayar taksi yang udah bantuin gue. tapi gue masih nyesel karena ngasih tipsnya cuma dikit. paling gue doain aja supaya tuh orang peruntungannya bagus ke depannya.

gue yang gendong anak gue yang 3 tahun yang beratnya kaya atoteng itu berlarian ke tempat gue ninggalin tas tadi. dan alhamdulillah tas gue masih aman...dan akhirnya setelah masukin tas2 gede itu ke bagasi, gue bisa menghela nafas lega -dan tentunya dibantu oleh sebatang rokok menthol- cukup ribet banget berangkat kali ini...huft....

memakai 3 seat paling depan. 1 seat untuk istri dan anak umur setahun gue, sebelahnya khusus buat anak 3 tahun gue, sementara gue di seberang. ngga butuh waktu lama bis udah penuh aja dan segera berangkat. jalanan juga ternyata udah mulai macet. tapi selepas tol, jalanan udah lancar jaya. sempet muncul kekhawatiran kalau ngga dapet sahur, tapi perhitungan gue sih jam 4 udah sampe.

sepanjang perjalanan, anak2 gue pada pinter tidurnya. perjalanan malam yang dingin dan bergoyang2 sukses bikin anak2 gue tidur nyenyak. ngga lupa peran istri gue yang membuat mereka berdua ngga tidur siang, jadi pada tepar pas malem. dan alhamdulillah sebelum jam 4 kita udah sampe pool budiman, dan melanjutkan perjalanan pake taksi budiman. gue pikir2, budiman udah makin maju aja nih. ampe perusahaan taksi yang tadinya menguasai tasik, bisa dibeli ama mereka. dan alhamdulillah sampe rumah jam 4 shubuh. itu artinya kita masih ada waktu untuk sahur...

kesimpulan: beberapa hal bener2 bikin heboh, ribet, kesel, dan menguras energi. tapi alhamdulillah bisa sampai dengan selamat. gue pikir ini bentuk karakteristik gue. kalo udah ada niat yang kuat, gue ngga bakal terhentikan.

masalahnya adalah kapan gue punya niat yang kuat...??? teuing!