yup, judulnya hampir sama dengan postingan males dan ngga jelas di bawah. kasih judul yang lebih panjang dari isi postingan itu sendiri. n bukan cuma itu sob! yang coment juga cuma 2 duanks. mr. fiadi n ms. rho (tolong untuk yang satu ini jangan disambung cara pengucapannya jadi misro, panggil dia missssss rho...ok?)
Isi postingan di bawah, hanya dituliskan "bisa terangkan apa artinya?". wel kalau misalnya anda menyimak dengan baik, itu cuma kiasan aja sob! suatu kata yang (keliatannya) tinggi, maknanya luas, dan pembuatnya adalah orang ganteng...
....
....
ok saya narsis. kita sebutlah orang yang membuatnya punya pertimbangan sendiri hingga terciptalah kata2 indah ini. maksudnya pertimbangan sendiri adalah, hasil pemikiran sendiri, orisinalitas, legalitas, vitalitas, moralitas, hingga tali tas. tiap orang pasti mengira pembuatnya adalah seorang pujangga, sineas, seniman atau bahkan wali. ya! yang bener adalah saya seorang wali, bukan...bukan wali yang terkenal diseluruh tanah jawa, melainkan wali murid yang tugasnya ngaku2 punya hubungan sodara sama murid yang minta tolong diambilin raport nya biar ngga kena omel ortunya gara2 dapet nilai jelek.
ok, back to the future. saya terangkan apa artinya dari judul diatas. itu artinya berusahalah berbuat baik walaupun dampaknya kecil. ho-oh!
kenapa bisa terpikir??? mudah saja di Indonesia yang (mulai tidak) kita cintai ini, udah langka banget orang2 yang males untuk berbuat baik. just 4 example, inget musim mudik? ketika orang berbuat baik dengan memberikan minuman kepada orang lain...ngga taunya itu isinya obat bius n terkaparkan beliau (halah bahasaku) akhirnya jadi korban. dampaknya selain dia kerampokan? off course (keluar kursus) orang itu ngga lagi percaya ada orang baik.
next case, ada orang tabrakan motor...duaggg!!! off course orang bakal nolong, pas dibawa ke rumah sakit, dia mendapati dompetnya udah ilang. apa yang ada dipikirannya? oh, jadi kalo nolong itu mesti dibayar ya??? see??? kalo kaya gitu akhirnya munculnya dogma yang menimbulkan opini berkaitan yang ditolong bakal kecopetan, yang nolong bakal disangka copet. maknaya hingga sekarang lebih banyak yang nonton orang kecelakaan daripada yang nolong.(dogma = kata2 hasil browsing, baru aja dapet tadi...keliatan bagus jadi gue pake...meski ga tau apa artinya).
nnah! pandangan seperti inilah membuat pikiran jadi skeptis (ini juga baru nemu tadi...sumpah!). orang jadi males nolong n orang jadi curiga kalo mau ditolong. harus dihilangkan prasangka buruk seperti itu ya saudara2! okelah, emang disekitar kita udah banyak kaya gitu, tapi ngga bakal berubah kalo ngga dari kita2.
gue inget pernah berbuat baik pas gue kuliah dulu. saat itu gue dalam perjalanan pulang naik bis AC-82 jurusan depok-priok. n seperti biasa gue duduk di bangku untuk 3 orang di bagian ujung tempat orang lalu lalang dan orang lain di ujung deket jendela, dengan begitu bagian tengah kosong. begitu juga dengan bangku di belakang gue. saat bis melewati kawasan UP, sepasang muda-mudi naik sambil berpegangan tangan. muda-mudi yang selalu gue liat setiap naik bis ini.
sayangnya, bangku bis penuh semua. yang kosong tinggal bangku tengah yang gue duduki dan bangku tengah dibelakang tempat gue duduk. sepasang kekasih itu bener2 udah kaya lem, masih pegangan walau banyak mata yang memandang. ntah iri, sinis, atau malah mata keranjang. yang jelas mata.blogspirit.com belum ada waktu itu hehehe...karena ngga ada lagi tempat duduk yang kosong, mereka akhirnya duduk terpisah, yang wanita di depan (deket gue) yang laki2 di belakang. tau ga sob? mereka masih berpegangan tangan!!! si wanita bener2 kaya ngerasa menderita walau beda bangku, sedangkan si laki2 berusaha menenangkannya dengan terus memegang tangan si wanita.
damn!
...
i cant take this
...
gue segera beranjak dari tempak duduk gue, n mempersilahkan si laki2 untuk duduk ditempat gue, deket sang wanita tentunya. tau ga, pas muka gue lihat muka si wanita, air mukanya tuh berubah..."terima kasih", bisiknya sambil tersenyum. tau ga sob? ternyata itu bisa bikin hari n hati gue berubah...sampe sekarang gue masih senyum2 kalo inget itu. kenapa gue melakukannya? kenapa gue tanpa mikir panjang? well mungkin itu yang bakal gue perbuat kalo gue sepenuhnya dikendalikan hati kecil gue. melihat mereka berdua, hati gue sempat berdoa..."sampai menikah ya...."
sob!!! kerasa ga sih bisa liat senyuman orang yang kita tolong. so, jangan terlalu berburuk sangka sob! waspada itu memang perlu, tapi inget sob! orang baik itu masih banyak, n yang jahat sekalipun bisa baik kalau kita tau caranya...
quote dari gue: bagi lu, lu cuma sebatang lilin dengan nyala kecilnya. tapi bagi mereka, elu tuh bagai matahari yang inspirasikan hidupnya.
jadi sob! jangan pernah kapok berbuat baik ya...walau itu cuma kecil.
ps: sebenernya sih gue bikin judul itu gara2 kesel pemerintah bikin peraturan harus nyalain lampu motor pas siang hari...bener2 ga ada kerjaan. tapi lagi2 hati kecil gue merebut gue dari kebencian. gud bye sob!
08 Desember 2006
05 Desember 2006
24 November 2006
jadikan aku malaikatmu
lihat aku seperti kau melihat surga
cium aku seperti kau mencium bunga
belai aku seperti kau membelai sutra
senyum padaku walau tak sepatutnya
biarkan aku terbang mengitari kepalamu
biarkan aku mengendap dihatimu
biarkan aku menyianri tubuhmu
atau akui saja aku pacarmu walauku tak mau
tinggikan aku, sanjung aku
banggakan aku, puji diriku
terbangkan aku walau tak perlu
kitari aku dengan tarimu
hiasi aku dengan bungamu
mandikan aku dengan airmu
walau aku tak perlu
tarik aku dalam kamarmu
goda aku dengan pikatmu
puaskan aku dengan nafsumu
walau kau tau aku tak mau
so please jadikan aku malaikatmu
ps: mata...gue dijadiin malaikat juga donks...
(bener2 melenceng jauh dari posting wekekek)
cium aku seperti kau mencium bunga
belai aku seperti kau membelai sutra
senyum padaku walau tak sepatutnya
biarkan aku terbang mengitari kepalamu
biarkan aku mengendap dihatimu
biarkan aku menyianri tubuhmu
atau akui saja aku pacarmu walauku tak mau
tinggikan aku, sanjung aku
banggakan aku, puji diriku
terbangkan aku walau tak perlu
kitari aku dengan tarimu
hiasi aku dengan bungamu
mandikan aku dengan airmu
walau aku tak perlu
tarik aku dalam kamarmu
goda aku dengan pikatmu
puaskan aku dengan nafsumu
walau kau tau aku tak mau
so please jadikan aku malaikatmu
ps: mata...gue dijadiin malaikat juga donks...
(bener2 melenceng jauh dari posting wekekek)
15 November 2006
mengapa bisa terjadi?
ada apa ini?
beberapa bulan yang lalu, kita masih berpegangan tangan
namun kenapa sekarang menyentuhpun tidak
beberapa bulan yang lalu kita masih saling tertawa
kenapa sekarang menyapa saja tidak
dulu tiap hari menyebut cinta
kini mengingat saja enggan
semua jadi datar, sama sekali tidak terbekas di benak bahwa kita masih saling mencinta. siapa yang tidak akan bertanya, ketika setiap orang mengagungkan betapa indahnya cinta kita berdua, sementara tak ada cinta tersisa.
apa yang kita berdua inginkan tak pernah sejalan. akankah kita paksakan?
apa yang kita inginkan ngga pernah bisa tercapai. akankan kita terus paksakan?
kalau dirimu masih mencinta, begitupun aku.
tapi kalau terus begini akankah cinta yang akan menang?
jika kita harus berpisah, berpisahlah...karena tidak ada lagi jalan lain
maaf jika harus begini...aku (masih) mencintai mu...
update:
from this day(17/11), we are officially separated now.
kami berdua setuju mengambil jalan masing-masing
jujur aja, meskipun gue liat dia bakal baik2 aja, gue masih ngerasa kalau dia tidak baik2 aja. like always, pesimisme tiada banding.
makin jauh dari doa gue setiap kali abis sholat:
minta istri yang sholehah, tidak nyeleweng dan tidak selingkuh, nurut ama suami dan diridhoi Allah. ya sudah lah...everything gonna be alright
beberapa bulan yang lalu, kita masih berpegangan tangan
namun kenapa sekarang menyentuhpun tidak
beberapa bulan yang lalu kita masih saling tertawa
kenapa sekarang menyapa saja tidak
dulu tiap hari menyebut cinta
kini mengingat saja enggan
semua jadi datar, sama sekali tidak terbekas di benak bahwa kita masih saling mencinta. siapa yang tidak akan bertanya, ketika setiap orang mengagungkan betapa indahnya cinta kita berdua, sementara tak ada cinta tersisa.
apa yang kita berdua inginkan tak pernah sejalan. akankah kita paksakan?
apa yang kita inginkan ngga pernah bisa tercapai. akankan kita terus paksakan?
kalau dirimu masih mencinta, begitupun aku.
tapi kalau terus begini akankah cinta yang akan menang?
jika kita harus berpisah, berpisahlah...karena tidak ada lagi jalan lain
maaf jika harus begini...aku (masih) mencintai mu...
update:
from this day(17/11), we are officially separated now.
kami berdua setuju mengambil jalan masing-masing
jujur aja, meskipun gue liat dia bakal baik2 aja, gue masih ngerasa kalau dia tidak baik2 aja. like always, pesimisme tiada banding.
makin jauh dari doa gue setiap kali abis sholat:
minta istri yang sholehah, tidak nyeleweng dan tidak selingkuh, nurut ama suami dan diridhoi Allah. ya sudah lah...everything gonna be alright
09 November 2006
Balada Si Bapak, Si Ibu, SI Tante dan Si Artis
tanggal 7, gue ngerasaian banget gimana rasanya jadi polisi yang berusaha ngegerebek orang. mendebarkan, penuh intrik, tipu muslihat dan lakon tiada tara. saat itu gue sedang menemani si ibu yang lagi sakit di markas gigikit@. entah kenapa akhir2 ini markas udah kaya panti rehabilitas. isinya orang sakit terus. aplagi gue saat nulis ini lagi batuk2, mau mati kayanya. ditemani teman2 yang lain plus si bapak, merawat si ibu yang terkulai lemah tak berdaya di atas karpet hijau tua seharga 15000 permeter (kayanya).
keadaan si ibu yang lemah tersebut membuat hati kami tergerak untuk ikut merawat. di komandoi oleh miss L (panggil aja michelle) yang emang dasarnya perawat...kegiatan merawat pun terjadi dengan spontanitas, tanpa dibuat2, tanpa direkayasa...merdeka!!(apa siiih...).
saat itu kami dihadapkan suatu keadaan genting (gawat, darurat, atap, genteng, asbes) dimana saat itu temen kami ada yang mau nikah...yaitu gue. ups! bukan dink...ya gue sih emang mau nikah...tapi kapaaan??? ya pokoknya ada lah. membuat kami berpikir keras cara membuat kado kami dibungkus...(bungkus kado aja mikir...). hingga akhirnya , titi kamal si menkopulkam (mentri kordinasi pulang kampung) ngajak gue ke sarinah buat bungkus kado. sedikit ngga masuk akal emang, tp emang gitu kejadiannya. akhirnya gue anter deh si titi kamal ke sarinah, setelah gue drop si titi kamal (di drop? emangnya beras?), gue balik lagi ke markas.
ngga lama di markas, si titi kamal telpun (betawi bangat yak) kalo si tante yang kabur setelah ngutang puluhan juta dollar ama si bapak, terlihat oleh pantauan si titi kamal. langsung deh si bapak ngajak gue nguber si tante.
sesampai disana, kita udah kehilangan jejak. beruntung, melalui pengalaman pengintaian toilet selama 5 tahun dan kursus komputer 3 taun 6 motherboard jebol. gue nyimpulin kalo si tante pasti lagi butuh duit karena abis lebaran bawaannya bangkrut (ini sih gue...). orang kalo butuh duit berarti ke...toilet!
kok ke toilet? bukannya ATM?
iya lah...karena ngantri di atm tuh lama banget, dari pada pas nyampe depan tiba2 kebelet kan rugi jadinya.
berkat bisikan menyesatkan gue, si bapak akhirnya ikut juga, padahal gue yang kebelet saat itu. setelah puas (puas ape???) kami lanjutkan ke atm, di tengah perjalanan kita ketemu mr. yes ama ms.harap2 sari. sekalian deh, dari pada sok tau mendingan minta bantuan ama mereka. bener aja ngga lama bantuin, mr. yes udah bisa nemuin si tante lagi duduk2 di cafe ama orang item bluwek.
dan dari situ rencana dimulai, kita pura2 ngga nyangka si tante disitu, tp pas ketemu langsung di ajak ngobrol. tapi karena si tante lg ngobrol ama si item bluwek itu, terpaksa deh kita nunggu giliran ngobrol ama si tante. setelah ama si item bluwek itu selesai, baru deh si tante kita ajak gabung. pertama tama sih, si bapak ngga nyinggung soal utang. soalnya menurut hasil diskusi ama gue, kita mesti kita buat nyaman dulu abis itu kita gebrak deh (sotooo kali...). setelah tiba waktunya, baru deh ditanya soal utang, si tante jelas ngga bisa ngomong apa2, si bapak berusaha nagih utang tapi karena si tante ngga megang duit, si bapak lagi mikirin cara ngiket si tante biar ngga lari lagi. eh tiba2 ujuk2 si ibu yang lagi sakit dateng. padahal si ibu lagi sakit, ntah kenapa serasa sembuh gitu. udah deh, daripada runyam mendingan gue keluar dari tempat itu. ngga lama setelah gue keluar, si tante udah digeret2 (kaya anak kucing) ama si ibu yang tumben2an lagi galak, abis itu dibawa ke mobil untuk dimintai keterangan.
well tugas gue udah selesai...menjebak si tante yang udah nipu puluhan juta dari banyak orang. denger2 sih si tante dipretelin ama si ibu buat di jadiin jaminan buat kepastian kapan dia bayar utang. sekian...ngga rame kan?
wait!!! jadi si artis itu siapa?
ehem si artis ya gue...!
kan nama gue artis the sutanto (huhuhu...)
keadaan si ibu yang lemah tersebut membuat hati kami tergerak untuk ikut merawat. di komandoi oleh miss L (panggil aja michelle) yang emang dasarnya perawat...kegiatan merawat pun terjadi dengan spontanitas, tanpa dibuat2, tanpa direkayasa...merdeka!!(apa siiih...).
saat itu kami dihadapkan suatu keadaan genting (gawat, darurat, atap, genteng, asbes) dimana saat itu temen kami ada yang mau nikah...yaitu gue. ups! bukan dink...ya gue sih emang mau nikah...tapi kapaaan??? ya pokoknya ada lah. membuat kami berpikir keras cara membuat kado kami dibungkus...(bungkus kado aja mikir...). hingga akhirnya , titi kamal si menkopulkam (mentri kordinasi pulang kampung) ngajak gue ke sarinah buat bungkus kado. sedikit ngga masuk akal emang, tp emang gitu kejadiannya. akhirnya gue anter deh si titi kamal ke sarinah, setelah gue drop si titi kamal (di drop? emangnya beras?), gue balik lagi ke markas.
ngga lama di markas, si titi kamal telpun (betawi bangat yak) kalo si tante yang kabur setelah ngutang puluhan juta dollar ama si bapak, terlihat oleh pantauan si titi kamal. langsung deh si bapak ngajak gue nguber si tante.
sesampai disana, kita udah kehilangan jejak. beruntung, melalui pengalaman pengintaian toilet selama 5 tahun dan kursus komputer 3 taun 6 motherboard jebol. gue nyimpulin kalo si tante pasti lagi butuh duit karena abis lebaran bawaannya bangkrut (ini sih gue...). orang kalo butuh duit berarti ke...toilet!
kok ke toilet? bukannya ATM?
iya lah...karena ngantri di atm tuh lama banget, dari pada pas nyampe depan tiba2 kebelet kan rugi jadinya.
berkat bisikan menyesatkan gue, si bapak akhirnya ikut juga, padahal gue yang kebelet saat itu. setelah puas (puas ape???) kami lanjutkan ke atm, di tengah perjalanan kita ketemu mr. yes ama ms.harap2 sari. sekalian deh, dari pada sok tau mendingan minta bantuan ama mereka. bener aja ngga lama bantuin, mr. yes udah bisa nemuin si tante lagi duduk2 di cafe ama orang item bluwek.
dan dari situ rencana dimulai, kita pura2 ngga nyangka si tante disitu, tp pas ketemu langsung di ajak ngobrol. tapi karena si tante lg ngobrol ama si item bluwek itu, terpaksa deh kita nunggu giliran ngobrol ama si tante. setelah ama si item bluwek itu selesai, baru deh si tante kita ajak gabung. pertama tama sih, si bapak ngga nyinggung soal utang. soalnya menurut hasil diskusi ama gue, kita mesti kita buat nyaman dulu abis itu kita gebrak deh (sotooo kali...). setelah tiba waktunya, baru deh ditanya soal utang, si tante jelas ngga bisa ngomong apa2, si bapak berusaha nagih utang tapi karena si tante ngga megang duit, si bapak lagi mikirin cara ngiket si tante biar ngga lari lagi. eh tiba2 ujuk2 si ibu yang lagi sakit dateng. padahal si ibu lagi sakit, ntah kenapa serasa sembuh gitu. udah deh, daripada runyam mendingan gue keluar dari tempat itu. ngga lama setelah gue keluar, si tante udah digeret2 (kaya anak kucing) ama si ibu yang tumben2an lagi galak, abis itu dibawa ke mobil untuk dimintai keterangan.
well tugas gue udah selesai...menjebak si tante yang udah nipu puluhan juta dari banyak orang. denger2 sih si tante dipretelin ama si ibu buat di jadiin jaminan buat kepastian kapan dia bayar utang. sekian...ngga rame kan?
wait!!! jadi si artis itu siapa?
ehem si artis ya gue...!
kan nama gue artis the sutanto (huhuhu...)
Langganan:
Postingan (Atom)